Langsung ke konten utama

Dasar-dasar Backhand ala Todd Larkham: Panduan Teknik yang Efektif


 

Backhand yang kuat dan konsisten membutuhkan teknik yang baik. Todd Larkham, mantan petenis profesional asal Australia, pelatih dari pemain2 Tennis benua Australia seperti Nick Krygios, memiliki pendekatan unik yang dapat membantu pemain pemula maupun lanjutan. Berikut adalah poin-poin dasar dalam teknik backhand berdasarkan metode Larkham.

1. Grip yang Tepat

Larkham merekomendasikan penggunaan continental grip untuk tangan kanan dan eastern grip untuk tangan kiri (bagi pemain non-kidal, sebaliknya). Kombinasi grip ini memberikan keseimbangan kontrol dan kekuatan yang baik saat melakukan backhand.

2. Back Swing yang Bersih dan Seimbang

Saat melakukan back swing, pastikan gerakan raket di atas pinggang, diiringi angkat raket yang halus. Lakukan unit turn dengan tubuh tanpa adanya twist berlebihan. Ini memastikan kamu tetap seimbang dan siap untuk memukul bola dengan efektif.

3. Lengan Rileks dan Posisi Raket

Jaga lengan agar tetap rileks dan sedikit tertekuk dengan posisi raket yang menurun dengan baik (racket drop). Persiapan ini akan mempermudah gerakan pukulan dan memaksimalkan tenaga yang dihasilkan.

4. Libatkan Tangan Kiri Saat Kontak

Tangan kiri sangat penting dalam proses pukulan backhand. Larkham menyarankan untuk melibatkan tangan kiri saat melakukan kontak dengan bola dan memanjangkan gerakan melewati bola. Ini memberikan keseimbangan dan tenaga tambahan pada pukulan.

5. Penempatan dan Transfer Berat Badan

Mulailah dengan menempatkan berat badan di kaki kiri (atau kaki kanan untuk pemain kidal) untuk memastikan posisi yang tepat di belakang bola. Setelah itu, lakukan transfer berat badan dari kaki kiri ke kaki kanan saat memanjangkan pukulan. Langkah ini memberikan stabilitas dan kekuatan ekstra.

6. Latih Berbagai Sikap Berdiri (Stances)

Konsistensi dalam latihan berbagai stance sangat penting. Larkham menyarankan untuk melatih open stance, closed stance, dan semi-open stance. Ini akan mempersiapkan kamu untuk berbagai situasi di lapangan.

7. Posisi Raket yang Rata dan Bahu yang Rileks

Pastikan raket tetap rata saat backswing dan bahu serta lengan tetap rileks. Ini membantu mengurangi ketegangan dan memastikan gerakan yang lebih halus.

8. Kontak dengan Bola di Depan dan Ekstensi Lengan

Saat memukul bola, usahakan kontak bola terjadi di depan tubuh, dan lanjutkan dengan ekstensi penuh pada lengan selama follow through. Gerakan ini membantu memastikan pukulanmu lebih stabil dan terarah.

9. Pemulihan Cepat Setelah Setiap Pukulan

Setelah melakukan pukulan, penting untuk memulihkan posisi dengan cepat. Tetap berada di atas jari kaki, dan selalu simulasikan kondisi pertandingan agar siap menghadapi bola berikutnya.

Dengan mengikuti prinsip-prinsip ini, teknik backhand-mu akan meningkat secara signifikan. Jangan lupa untuk terus berlatih dan menerapkannya di lapangan bersama komunitas Hobi Tenis Bogor.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mulai dari Nol: Panduan Santai untuk Kamu yang Baru Main Tennis

  Mulai dari Nol: Panduan Santai untuk Kamu yang Baru Main Tennis Jadi kamu baru mulai tertarik sama tennis? Atau mungkin baru ikut sesi mabar bareng teman dan langsung jatuh cinta sama olahraga ini? Tenang, kamu nggak sendirian! Banyak banget orang yang baru kenal tennis di usia dewasa dan tetap bisa enjoy, berkembang, bahkan jadi jago. Di artikel ini, kita bahas hal-hal dasar yang kamu butuhkan buat memulai perjalanan tennis kamu—tanpa ribet dan tanpa harus langsung perfeksionis. 1. Pilih Raket yang Ramah Pemula Raket bukan cuma soal harga atau merek. Buat pemula, yang penting adalah: Ringan , biar tangan nggak cepat capek Grip nyaman , nggak bikin lecet Head size besar , supaya lebih mudah kena bola Kalau belum punya raket sendiri, coba pinjam dulu dari teman atau sewa di tempat latihan—sambil cari tahu model mana yang cocok buatmu. 2. Nggak Perlu Langsung Sempurna Banyak pemula yang langsung kepikiran, “Wah, aku harus bisa forehand/backhand yang bagus dulu nih.” Padah...

🎾 Rahasia Kecil yang Bikin Kamu Sering Menang Pertandingan Tenis di Bogor!

Hai teman-teman tenis Bogor ! Siapa nih yang hobinya keringetan di lapangan Sempur atau GOR Padjajaran? Mau tahu gak ada beberapa rahasia mental dan strategi yang sering dilupakan, padahal bisa banget ningkatin win rate kamu? Simak baik-baik 4 poin krusial ini. Dijamin, setelah ini kamu bakal main dengan pikiran yang lebih tajam! 1. Game Paling Krusial: Game Ketujuh Kenapa penting? Dalam tenis, kalau skor setnya masih ketat (misalnya 3-3 atau 4-4), game ketujuh itu sering jadi penentu. Kalau kamu memimpin 4-3 setelah menang di game ketujuh, tekanan langsung pindah total ke lawan. Mereka harus hold serve (mempertahankan servis) di game berikutnya. Kalau skornya jadi 3-4 , kamu harus berjuang keras buat menyamakan kedudukan. Intinya, fokus all-out di game ketujuh. Anggap ini final mini dari set itu! 2. Poin Paling Berharga: Poin Pertama Jangan anggap remeh poin 0 − 0 ! Terutama kalau kamu main ganda (doubles) . Mendapatkan poin pertama di awal game (skor 15 − 0 ) itu sangat berh...

🎯 Tegangan Senar Raket dan Penjelasannya: Kunci Mengontrol Kedalaman Pukulan Anda

  Banyak pemain tenis di Bogor yang sudah lihai memilih raket dan senar terbaik, namun sering terhenti di satu keputusan krusial: Tegangan Senar ( Tension ) . Sering kali, pemain mengira tegangan senar adalah faktor utama penentu kekuatan ( power ) pukulan. Padahal, faktanya adalah sebaliknya! Tegangan senar lebih berkaitan dengan kontrol, rasa ( feel ), dan, yang paling penting, kedalaman ( depth ) pukulan Anda. Mari kita kupas tuntas panduan praktis mengenai tegangan senar agar pukulan Anda semakin terarah dan akurat! 1. Memilih Tegangan: Keputusan Akhir yang Penting Setelah Anda memilih jenis senar (misalnya poly atau multifilament ) dan ukurannya ( gauge ), barulah Anda menentukan tegangan. Rekomendasi Awal: Untuk memulai, titik yang baik untuk kalibrasi diri adalah sekitar 48 lbs (pon) . Angka ini sering dijadikan patokan standar bagi pemain yang ingin mencari tegangan ideal mereka. 2. Kunci Penyesuaian: Perhatikan Lintasan Bola Jangan terpatok pada kecepatan, tetapi fokus p...