Sejarah Terukir di Beijing: Novak Djokovic Raih Gelar Ke-102 di China Open 2026
Jakarta – Legenda tenis dunia, Novak Djokovic, kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah olahraga raket. Petenis asal Serbia itu sukses mengamankan gelar juara China Open 2026, yang sekaligus menandai trofi ke-102 sepanjang karier profesionalnya di level tur ATP. Kemenangan ini membawanya selangkah lebih dekat untuk memecahkan rekor gelar juara terbanyak di Era Terbuka.
Final China Open 2026 yang digelar di Diamond Court, Beijing, menampilkan pertarungan sengit namun berakhir dengan antiklimaks yang tidak diinginkan. Djokovic, yang turun sebagai unggulan keenam, berhadapan dengan unggulan kelima asal Australia, Alex de Minaur.
Final yang Antiklimaks namun Bersejarah
Set pertama berlangsung sangat ketat. Kedua pemain saling berbalas servis dan memperlihatkan pertahanan yang luar biasa, memaksa set pertama harus ditentukan melalui tie-break. Dalam momen penuh tekanan tersebut, mentalitas juara Djokovic berbicara. Ia berhasil merebut tie-break dengan skor 7-6(3) setelah pertarungan taktis yang menguras emosi.
Namun, drama terjadi sesaat sebelum set kedua dimulai. Alex de Minaur, yang tampil impresif sepanjang turnamen, terpaksa memutuskan untuk mundur dari pertandingan karena mengalami cedera. Meskipun Djokovic tidak ingin mengakhiri laga dengan cara seperti itu, kemenangan tetap sah menjadi miliknya.
Dalam pidato kemenangannya, Djokovic menunjukkan rasa hormat yang besar kepada lawannya. "Saya tidak ingin mengakhiri pertandingan seperti ini, jadi saya benar-benar minta maaf kepada Alex," kata Djokovic. "Ini adalah minggu yang hebat, dan saya yakin masih banyak lagi yang akan datang [dari de Minaur]."
Mendekati Rekor Abadi Roger Federer
Keberhasilan di Beijing ini memiliki makna yang sangat besar bagi Djokovic. Dengan 102 gelar di tangan, petenis berusia 39 tahun itu kini hanya terpaut satu trofi dari rekor 103 gelar juara milik rival legendarisnya, Roger Federer.
Tujuan utama Djokovic kini adalah melampaui rekor Federer dan mendekati rekor absolut yang dipegang oleh Jimmy Connors dengan 109 gelar juara. Performa dominan yang terus ia tunjukkan, meskipun usia tak lagi muda, mempertegas statusnya sebagai salah satu atlet terhebat sepanjang masa.
Dominasi Tak Terpatahkan di Beijing
Kemenangan ini juga memperpanjang rekor sempurna Djokovic di China Open. Sepanjang keikutsertaannya di turnamen ATP Super 500 ini, Djokovic tercatat telah memenangkan tujuh gelar dan belum pernah sekalipun menelan kekalahan di Beijing.
Gelar ke-102 ini menjadi bukti bahwa Novak Djokovic masih menjadi kekuatan utama di dunia tenis, dan sejarah tampaknya masih akan terus ia tulis di tahun-tahun mendatang.

Komentar
Posting Komentar