Langsung ke konten utama

Volley MasterClass Volume 1


 

Dalam permainan tenis, teknik volleys bukan hanya soal refleks cepat dan posisi tangan yang pas. Lebih dari itu, volleys adalah bentuk seni membaca arah bola dan menyatukan gerak tubuh dengan raket.

Salah satu prinsip terpenting dalam teknik volleys adalah:
"You have to want the ball."
Bukan hanya menunggu bola datang, tapi kamu harus aktif mengejarnya—siap menerima dan mengendalikan bola sedini mungkin. Semangat dan niat ini akan mempengaruhi semua aspek teknikal lainnya.


🔑 Kunci Teknik Volleys yang Efektif

  1. Posisi Split Step: Lutut Sedikit Mengarah ke Dalam

    Split step adalah lompatan kecil sebelum reaksi pertama. Pastikan lutut sedikit masuk ke dalam saat split step. Ini membuat tubuh lebih stabil dan siap untuk bergerak ke segala arah dengan cepat.

  2. Ikuti Raket dengan Kepala

    Posisi kepala sangat penting. Kepala sebaiknya sedekat mungkin dengan kepala raket. Jika jaraknya terlalu jauh, kamu bisa kehilangan connection antara mata, kepala, dan raket.
    Ingat, mata harus seolah “melihat” dari belakang raketmu.

  3. Manfaat Besar dari Head-Racket Connection

    Saat kepala mengikuti arah raket, kamu secara alami akan melakukan shoulder turn lebih awal. Hal ini membuat gerakan menjadi lebih efisien dan presisi meningkat secara signifikan.

  4. Tangan Non-Dominan Menyatu dengan Gerakan Raket

    Jika kamu memegang raket dengan tangan kanan, maka tangan kiri (tangan non-dominan) sebaiknya tetap dekat dengan raket pada awal gerakan. Gerakkan kedua tangan secara bersamaan untuk menjaga kestabilan tubuh bagian atas dan memperkuat kontrol arah bola.

  5. Jaga Raket Tetap Sejajar dan Di Depan Tubuh

    Kamu bisa kehilangan waktu berharga di net jika racket head terlalu miring ke atas. Latih posisi raket agar tetap sejajar dan lurus ke depan, bukan mengarah ke atas atau ke bawah. Ini membantu kamu bereaksi lebih cepat dan tetap dalam posisi siap yang netral.


📌 Tips Latihan

  • Latih split step setiap kali partner mulai memukul bola.

  • Gunakan cermin atau video untuk melihat posisi kepala dan raket saat volley.

  • Lakukan shadow volley untuk menyatukan gerak kedua tangan dan menjaga raket tetap sejajar.


🎯 Penutup

Volleys yang baik bukan hanya soal teknik, tapi soal intensi, posisi, dan koneksi tubuh. Mulailah dengan keinginan kuat untuk mendapatkan bola, lalu latih keterhubungan antara kepala, raket, dan gerakan tangan.
Kelas ini adalah awal dari Volley Masterclass Series, jadi jangan lewatkan bagian selanjutnya!

Kalau kamu ingin belajar lebih dalam dengan latihan langsung, bergabunglah dengan kami di Hobi Tennis Bogor.

📞 WA: 0823-1076-6864
🌐 www.hobitennisbogor.com


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mulai dari Nol: Panduan Santai untuk Kamu yang Baru Main Tennis

  Mulai dari Nol: Panduan Santai untuk Kamu yang Baru Main Tennis Jadi kamu baru mulai tertarik sama tennis? Atau mungkin baru ikut sesi mabar bareng teman dan langsung jatuh cinta sama olahraga ini? Tenang, kamu nggak sendirian! Banyak banget orang yang baru kenal tennis di usia dewasa dan tetap bisa enjoy, berkembang, bahkan jadi jago. Di artikel ini, kita bahas hal-hal dasar yang kamu butuhkan buat memulai perjalanan tennis kamu—tanpa ribet dan tanpa harus langsung perfeksionis. 1. Pilih Raket yang Ramah Pemula Raket bukan cuma soal harga atau merek. Buat pemula, yang penting adalah: Ringan , biar tangan nggak cepat capek Grip nyaman , nggak bikin lecet Head size besar , supaya lebih mudah kena bola Kalau belum punya raket sendiri, coba pinjam dulu dari teman atau sewa di tempat latihan—sambil cari tahu model mana yang cocok buatmu. 2. Nggak Perlu Langsung Sempurna Banyak pemula yang langsung kepikiran, “Wah, aku harus bisa forehand/backhand yang bagus dulu nih.” Padah...

Turunkan Berat Badan dengan Tenis: Cara Seru dan Efektif untuk Gaya Hidup Sehat

  Menurunkan berat badan bisa menjadi tantangan, terutama dengan rutinitas yang padat. Namun, ada cara yang menyenangkan dan efektif untuk mencapai tujuan tersebut: bermain tenis! Olahraga yang menggabungkan aktivitas fisik intens ini dapat membantumu menurunkan berat badan sambil menikmati waktu di lapangan. Mengapa Tenis Efektif untuk Menurunkan Berat Badan? Tenis merupakan olahraga yang memadukan berbagai gerakan, mulai dari berlari, melompat, hingga memukul bola. Setiap gerakan ini membantu membakar kalori dengan signifikan. Dalam satu jam bermain tenis, kamu bisa membakar antara 400 hingga 600 kalori , tergantung pada intensitas permainan. Semakin intens permainanmu, semakin besar kalori yang terbakar! Gabungan Latihan Kardio dan Penguatan Otot Tenis tak hanya bagus untuk kardio, tetapi juga membantu menguatkan otot. Setiap kali kamu mengejar bola, detak jantungmu meningkat dan membantu membakar lemak. Selain itu, gerakan memukul bola melibatkan otot-otot inti, lengan, dan kak...

🎾 Rahasia Kecil yang Bikin Kamu Sering Menang Pertandingan Tenis di Bogor!

Hai teman-teman tenis Bogor ! Siapa nih yang hobinya keringetan di lapangan Sempur atau GOR Padjajaran? Mau tahu gak ada beberapa rahasia mental dan strategi yang sering dilupakan, padahal bisa banget ningkatin win rate kamu? Simak baik-baik 4 poin krusial ini. Dijamin, setelah ini kamu bakal main dengan pikiran yang lebih tajam! 1. Game Paling Krusial: Game Ketujuh Kenapa penting? Dalam tenis, kalau skor setnya masih ketat (misalnya 3-3 atau 4-4), game ketujuh itu sering jadi penentu. Kalau kamu memimpin 4-3 setelah menang di game ketujuh, tekanan langsung pindah total ke lawan. Mereka harus hold serve (mempertahankan servis) di game berikutnya. Kalau skornya jadi 3-4 , kamu harus berjuang keras buat menyamakan kedudukan. Intinya, fokus all-out di game ketujuh. Anggap ini final mini dari set itu! 2. Poin Paling Berharga: Poin Pertama Jangan anggap remeh poin 0 − 0 ! Terutama kalau kamu main ganda (doubles) . Mendapatkan poin pertama di awal game (skor 15 − 0 ) itu sangat berh...