Bagi kita yang sering sparing di lapangan-lapangan ikonik Bogor—mulai dari Lapangan Korem, Pusdikzi, hingga rintik hujan di Lapangan Outdoor—seringkali kita merasa permainan kita "begitu-begitu saja". Untuk naik level dari sekadar hitter menjadi pemain yang cerdas, Anda perlu membedah permainan Anda ke dalam 4 pilar utama. Yuk, simak cara evaluasinya! 1. Serve +1 (Servis dan Bola Pertama) Servis bukan hanya soal masuk atau tidak, tapi soal apa yang terjadi setelahnya. Evaluasi: Apakah servis Anda membuat lawan kesulitan sehingga Anda mendapat bola "tanggung" (bola mudah)? Tanda Masalah: Jika setelah servis Anda justru langsung dalam posisi bertahan atau pontang-panting mengejar bola lawan, berarti penempatan ( placement ) atau kekuatan servis Anda perlu diperbaiki. Target: Servis harus menjadi pembuka jalan untuk serangan pertama Anda. 2. Return +1 (Return dan Pukulan Berikutnya) Ini adalah momen krusial saat Anda menerima servis lawan. Evaluasi: Apakah return...
Masih bingung menentukan mau One Handed atau Two Handed? Halo, para pecinta tenis di Hobi Tennis Bogor ! Ada satu pertanyaan "abadi" yang sering muncul saat kita belajar tenis: "Coach, sebaiknya saya pakai backhand satu tangan atau dua tangan ya?" Banyak pemain (mungkin Anda salah satunya?) yang sering "kabur" dari backhand . Alih-alih memukulnya, kita malah berlari memutari bola demi bisa melakukan forehand . Padahal, backhand yang solid adalah kunci untuk naik level dari pemain pemula ke menengah/lanjutan. Jangan khawatir, merasa kurang percaya diri di sisi non-dominant itu wajar. Namun, kunci agar backhand tidak lagi jadi titik lemah adalah dengan berhenti menghindarinya dan mulai melatihnya. Untuk membantu Anda menentukan pilihan, mari kita bedah kelebihan dan kekurangan dari masing-masing gaya: 1. One-Handed Backhand (Satu Tangan) Gaya klasik yang elegan, identik dengan pemain legendaris seperti Roger Federer. Kelebihan: Jangkauan (Reach) Lebih Lua...